Tuesday, February 28, 2017

KECERDASAN EMOSI

Kecerdasan  Akademik diajarkan di sekolah, dan itu pula yang menjadi barometer  kelulusan dan kepintaran siswa yang kemudian secara sistemik membuat gap antara si jenius  dan si gaduh.
Bagaimana dengan kecerdasan emosi ?
Adakah sekolah yang mengajarkan hal berkut :
1.       Anak belajar berbagi makanan, berbagi mainan. Saling memberi dan menerima.
2.       Anak belajar mendengar perkataan (pendapat) orang lain.
3.       Anak belajar tidak hanya perkataan  dirinya yang harus selalu didengarkan.
4.       Anak belajar tidak mudah menyalahkan orang lain atas suatu kejadian.
5.       Anak belajar mencari solusi masalah daripada sekedar membahas kesalahan orang lain.
6.       Anak belajar  mengambil keputusan terbaik  dari permasalah yang ada.
7.       Anak belajar menjadi pemimpin dirinya sendiri untuk kemudian bisa mengarahkan teman-temannya melakukan hal baik bersama.

Kecerdasan emosi akan membantu anak mencapai suksesnya, akan membuat anak di sukai orang-orang sekelilingnya, akan membuat nyaman lingkungan keluarga dan masyarakatnya kelak.

Ilmu apa sajakah  yang sudah kita wariskan untuk anak-anak tercinta, sehingga kelak ia mampu bertahan, bertarung dan memperpanjang hidupnya untuk semakin banyak mensyukuri nikmat Nya?
Amal jariyah yang terajut dalam sehelai benang laksana jembatan menuju surga.
Semoga kita menjadi bagian orang-orang yang beruntung.
Aamiin.


Monday, February 27, 2017

PEREMPUAN BERKALUNG PULPEN


Juli 2016 saya mengikuti kelas serbu (serba seratus ribu) yang di adakan #IndscripteCreative, yaitu SALES PLAN.  Sebelumnya sudah ikut kelas menulis  #SEKOLAHSPEREMPUAN  dan kelas #SEKALINULIS JEBOL MEDIA. Tahun 2017 ini planning nya ikut kelas blogging ! makiin syibuuuk J belajar, action nya KAPAN?
Salah satu tugas kelas SALES PLAN yang  diberikan mentor tercintah Teh @Indarimastuti adalah membuat list bisnis yang dikerjakan, foKus pada satu bidang dan kembangkan. Ini list saya sebagaimana banyak perempuan lain di duniaaah, yang punya banyak keinginan  :
1.       Distributor Master frozen food
2.       Lilyblossom_batik
3.       Reseller GDM Beauty Secret
4.       KeenCho praline
5.       STOP
Tak boleh banyak-banyak sama mentor cantik. Jangan jualan palugada. Fokus pada satu bidang maka duit ngalir lebih kencang. Aiiih… Semua bisnis itu saya lakukan karena passion (apaaan..). Maksudnya kesukaan.
1.       Master  frozen food, karena saya butuh makanan instan namun tetap sehat. Bahan baku organik, No MSG, no Pengawet. Penthing ini!.
2.       Secara beredar di Pekalongan, berbisnis batik amatlah mudah. Berserak  ribuan home industry yang sangat senang dagangannya saya jualin.
3.       Keinginan mendapatkan semua produk berlabel halal, ini jadi salah satu caranya. Indonesia homemade skincare. Asyik kan, produk perawatan kulit  yang dibuat sepenuh cinta oleh @ummu taqiy Abdan
4.       Favorite sayah, coklat. Membuat coklat praline berlabel Keen Cho –Keenan Chocolate. Seru, makanan tidak habis, makaaan J

Dari semua barang yang saya jual, pasti sudah saya coba dan pakai sendiri, sehingga bisa merekomendasi kan pada orang lain. Jadi tak mungkin saya jualan rokok sedang saya benci asapnya.

Diantara keempat  bisnis diatas,  saya memilih fokus pada  Master Frozen Food. Alasan pertama karena sudah lebih hampir empat tahun menjadi agen, namun penjualan masih segitu-gitu aja. Sempet tembus naik 100% pada bulan berjalan,s elanjutnya datar stabil. Dengan berbagai trik and trip dari sang mentor, Alhamdulillah bisa tembus omset 200% jugaak J saat Ramadhan.

Seminggu terakhir mulai mupeng dengan jualan aneka olahan durian seperti  TANDUR (ketan durian) , PANDUR (pancake durian), eskrim DURIAN mmmuaaach. Yummy, lumer, heeenak.
Eits masih ada chizkek lumer dengan aneka topping seperti durian, tiramisu, redvelvet dan macem-macem J

Lapeer, doyaaan, lupakan sejenak kolesterol :-p





Saturday, February 25, 2017

INVESTASI CERDAS ala Bunbun

#1stsession
Masih ingat dengan konsep 40-30-20-10 ?
Waah apa itu :
10% dari gaji untuk  TABUNGAN (lallallaaaaa…)
20% dari gaji untuk biaya HOBI dan sosial (beli baju,travelling ,wisata kuliner , kondangan )
30% dari gaji untuk bayar HUTANG termasuk kartu kredit  ( ambil kalkulator)
40 % dari gaji untuk HIDUP sehari-hari  (what ? ga cukup dong !)
Yang belum paham, bisa baca wonten mriki
Kalau sudah lulus dari  drama surplus defisit rumah tangga, mari lanjut ke belajar bareng berinvestasi.
Eits, serem amat ngomongin investasi , macem berkebun emas atau invest di koperasi  C*** atau P***.
Males aah.
Bukaaaaan.

INVESTASI = RISIKO+TUJUAN+HASIL INVESTASI
Ada tiga faktor yang harus kita perhatikan saat berinvestasi yaitu risiko, tujuan finansial dan hasil investasi itu sendiri.
Apa sebenarnya yang kita takutkan dari berinvestasi ? RISIKO.
            “ Uang saya aman gak ?”
            “ Uang saya bakalan berkurang gak ?”
            “ Jangan-jangan setelah investasi bertahun-tahun, terakhir malah buntung.”
            twengtwooong
Risiko tidak bisa kita hindari sepenuhnya. Namun risiko bisa kita atur supaya kita nyaman berinvestasi. Setiap orang berbeda dalam hal preferensi ketahanan terhadap resiko baik secara hitungan angka maupun secara psikologis. Anda termasuk profil risiko perhitungan, moderat atau agresif dapat diukur dari daftar isian (yang akan dilampirkan ). Risiko dapat dikelola dengan cara dua cara sederhana yaitu penggunaan produk sesuai jangka waktu dan penetapan tujuan finansial.

Jangka Waktu
Pendek
Menengah
Panjang
Tahun
< 5
5-10
10-15
>15
> 30
Tujuan Finansial
Uang Pangkal TK
Liburan keluarga
DANA DARURAT
Uang Pangkal SD
Rumah Baru
Kuliah /Perguruan Tinggi
Pensiun
Risiko Investasi
rendah  ===============================================>>>>tinggi

 Sumber : untuk Indonesia yang Kuat:100 langkah untuk Tidak Miskin , Ligwina Hananto, 2011
Secara umum semakin panjang waktu, semakin besar toleransi kita terhadap risiko. Sementara untuk jangka waktu pendek, semakin rendah pula toleransi kita terhadap risiko. Logikanya jika terjadi pergerakan pasar seperti tahun 2015 yang menyebabkan penurunan nilai uang yang sedang kita investasikan, perlu waktu cukup untuk  memantau perkembangan uang tersebut.
Jangan lupa bahwa saat berinvestasi, kita seperti sedang melakukan lari marathon. Berlari jauh dimana ditengah jalan bisa jadi kita tersandung, berhenti sejenak, berlari pelan untuk kemudian berlari kencang kembali sampai garis finish.
Untuk memastikan kita dapat terus berlari saat tersandung yaitu memiliki Dana Darurat dan Proteksi.
Hapaaa lagi ituuuuh ?

Dana darurat adalah dana yang dialokasikan  untuk kondisi darurat seperti kehilangan pekerjaan, atau sakit dalam jangka waktu lama. Dana ini berfungsi sebagai pengaman saat tidak mendapatkan penghasilan sebesar atau sebanyak dalam kondisi hidup normal.
Perhitungan dana darurat berasal dari pengeluaran bulanan.
Catat !!

Untuk sebuah keluarga muda dengan anak balita , memiliki dana darurat 9 x pengeluaran bulanan akan mengamankan kehidupan keluarga. Ketika pencari nafkah utama kehilangan pekerjaan, setidaknya ada dana untuk hidup ‘normal’ sampai 9 bulan kedepan sambil mencari pekerjaan baru. Atau jika salah satu anggota keluarga sakit, sedang asuransi tidak bisa mengover semua biaya, maka dana darutat dapat difungsikan.

PANDUAN MENGHITUNG DANA DARURAT
Status/Pekerjaan
Besar Dana Darurat
Lajang
4 x pengeluaran bulanan
Menikah
6 x pengeluaran bulanan
Memiliki satu anak
9 x pengeluaran bulanan
Memiliki dua anak atau lebih
12 x pengeluaran bulanan
Wirausaha
Pensiunan
12 x pengeluaran bulanan
Sumber : untuk Indonesia yang Kuat:100 langkah untuk Tidak Miskin , Ligwina Hananto, 2011
Mari kita hitung :
Pendapatan tunggal               Rp.4 juta/bulan.
Menabung                               Rp.500 ribu per bulan.
Berarti pengeluaran                 Rp.3,5 juta/bulan.
Kebutuhan dana darurat :       9 x Rp.3.500.000,-
= Rp.31.500.000,-  
Kaget? Besar sekali ya ?

Ehem. Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi esok hari, bahkan satu detik dari dari sekarang. Harapan kita semua baik-baik saja, selamanya.
Dana darurat bisa dipenuhi sekaligus dari hasil Uang Bonus Tahunan misalnya. Atau bisa pula investasi bertahap selama tiga tahun. Kita bisa memilih produk deposito, reksadana pasar uang , logam mulia, dinar emas.  
Trus kapan ngomongin investasinya ?
Sabaaar, ini baru prolog J


Wednesday, February 15, 2017

Bangga Menggunakan Produk UKM

#serialbunbun

Saat Anda membeli  sebuah produk dari suatu usaha kecil mikro(UKM).
Anda TIDAKlah menolong seorang CEO untuk membeli rumah ke-3 untuk berlibur.
Akan tetapi Anda telah menolong seorang gadis kecil dan anak laki-laki memperoleh hadiah yang dia inginkan, atau para ibu dan ayah yang bisa menghidangkan makanan di meja makan bagi keluarga kecilnya.
Boleh jadi yang produk yang  Anda beli adalah produk yang sederhana, tanpa merk atau bukan brand yang terkenal.
Boleh jadi produk tersebut belum secara resmi berijin dari  BPOM melainkan hanya PIRT saja atau bahkan tidak terdaftar di lembaga manapun.
Akan tetapi belum tentu tidak berkualitas dan tidak aman dikonsumsi bukan?
Boleh jadi produk mereka belum tersertifikasi #HALAL MUI. Akan tetapi belum tentu produk yang mereka jual tidak halal bukan?
Boleh jadi mereka belum memiliki sertifikat organik. Akan tetapi mereka selalu berusaha menjaga produknya sesuai kaidah industri makanan organik dan kearifan lokal.
Boleh jadi ketiadaan itu semua dikarenakan mereka masih kecil dan memiliki modal yang terbatas. Jujur, tidak ingin terjerat RIBA dan SUAP.

Tetapi kita yakin mereka memiliki impian untuk bisa memenuhi itu semua.
Kalau bukan kita yang membantu membesarkan usaha kecil dan lokal seperti mereka lalu siapa lagi?
Dan kapan mereka akan menjadi besar.
FP:pasukan GDM

GDM  memang usaha kecil, tapi jika teman-teman  tahu beberapa karyawan yang membantu dalam proses produksi …
Beberapa gadis yang punya impian menjadi hafidz al qur'an, yang belum bisa melanjutkan kuliah, yang sekaligus jadi tulang punggung keluarga..
Beberapa lagi ibu-ibu rumah tangga, yang suaminya bekerja serabutan, ada juga yang tidak punya pekerjaan..
Beberapa anak yatim yang menjadi tulang punggung keluarga..
Beberapa para pemuda yang dulunya pengangguran, cuma punya ijazah SMP.

GDM melibatkan tukang angkot  dan tukang ojek saat belanja atau bawa  kiriman dus dari terminal, karena belum punya mobil transport.

Bangga dan bahagia  menjadi bagian dari usaha kecil ini yang sedikitnya bisa membantu dan membahagiakan mereka semua yang terlibat.

Copast dari @ummu taqiy abdan owner GDM  Beauty Secret # Indonesianhomemadeskincare

Setahun lalu mengenal produk tersebut tak sengaja, kemudian ketagihan ,kemudian tak mampu berpaling. Iya, bukan karena GDM  paling top, bukan karena GDM paling nyaman di muka dan badan, bukan karena harga GDM masih rasional dibanding merk antah berantah.
Mengiringi setiap produk yang dilaunching, tester, perbaikan, inovasi, stop produksi , tester,inovasi, koreksi begitu seterusnya. Inovasi dan perbaikan tak henti dilakukan. Tak malu menerima banyak kritikan.  Organisasi terus-menerus berbenah. Karyawan semakin bertambah.

Semangat menciptakan  produk perawatan kulit yang halal dan organic dengan harga terjangkau. Barakallah Teh Endah, semoga  semangat perjuangannya menular ke semua tim dan perempuan muslim lainnya.


Tuesday, February 14, 2017

Metode Pendidikan Efektif (3)

#serialbunbun
Selalu diawali bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Mengapa ibu ? Bagaimana jika ibu dan ayah sama-sama bekerja ? Apakah beban pendidikan anak tetap dibebankan lebih besar pada ibu ?
Mari kita telisik musababnya dari kacamata logika kekinian J
MASA SEKOLAH
Ada sebagian  ibu yang  memilih homescholling untuk pendidikan putra-putrinya. Baik diajari sendiri maupun  memanggil guru ke rumah atau mengikuti pendidikan online. Apapun metodenya, tujuannya sama, semua orang tua menginginkan anak menjadi pintar, berakhlaq baik, mandiri dan kelak mampu menaklukkan dunia. (apaseh…:-p)
Saya termasuk golongan ibu yang tak terlalu pintar dalam hal akademis. Sehingga saya memilih bersusah payah survey sekolah terbaik (versi saya) yang memiliki visi misi sama (taelahhh…) Saya menginginkan sekolah yang memberikan bekal ilmu agama dengan porsi lebih banyak dari sekolah umum. Era digital dan pergaulan anak generasi Y sulit ditebak. Sekolah fullday menjadi pilihan saya dan banyak ibu lain karena rutinitas bekerja hingga sore, sehingga tak mampu mendampingi anak 24 jam. Anak akan lebih aman berada di lingkungan sekolah hingga sore dengan beragam aktivitas bermanfaat dari pada terjerembab pergaulan tidak jelas. Mungkin jadi terkesan orangtua lepas tangan dengan pendidikan anak. Seluruh pendidikan beralih dari rumah dan menjadi tanggungjawab sekolah. Tentu saja hal ini tidak sepenuhnya benar. Ada keterbatasn ilmu dan waktu dari para orang tua,sehingga muncul kebutuhan dan kesadaran untuk mencari orang/lembaga/ sekolah yang mampu mengakomodai kebutuhan tersebut. Memilihkan lingkungan dan sekolah yang baik adalah bagian dari ikhtiar memiliki anak dengan benteng ke Islam-an kuat.
Lagi, peran ibu tetaplah utama. Apapun yang terjadi diluar sana, ibu harus tahu. Ibu harus jadi orang yang pertama tahu keadaan putra-putrinya. Jika bonding ibu dan anak erat, maka wajar jika ibulah  yang pertama tahu saat putrinya haid pertama atau putranya bermimpi basah. Sex education awal selayaknya diajarkan dari rumah, dari orangtua,  bukan dari katanya teman atau  browsing internet yang sumbernya tak bisa dipercaya.
Semoga anak-anak mampu menjaga dirinya sendiri dan keluarganya kelak.


Monday, February 13, 2017

Metode Pendidikan Efektif (2)

#serialbunbun
Selalu diawali bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Mengapa ibu ? Bagaimana jika ibu dan ayah sama-sama bekerja ? Apakah beban pendidikan anak tetap dibebankan lebih besar pada ibu ?
Mari kita telisik musababnya dari kacamata logika kekinian J
MASA BALITA
Baik ibu bekerja di luar rumah maupun ibu bekerja dari rumah, tanggung jawab pendidikan anak terbesar memang berada di pundak ibu. Bukan berarti suami ongkang-ongkang kaki ya... Secara fitrah suami adalah pencari nafkah utama, meski ada kondisi tertentu saat pendapatan istri lebih besar dari pendapatan suami. Allah menganugerahkan hormon kesabaran yang jauh lebih banyak dalam aliran darah ibu, sehingga mampu mendidik bayi yang sebelumnya tidak bisa apa-apa menjadi anak yang bisa melakukan banyak hal. Ujian sabar para ibu inilah yang berbalas surga di telapak kaki nya.

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam 
Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat usia tujuh tahun, dan pukullah mereka saat usia sepuluh tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka.(shahih Ibnu Majah dan Abu Daud)

Mengajarkan anak tentang Iman, Ihsan dan Islam sedini mungkin. Sehingga kelak saat memasuki usia baligh sudah faham apa yang boleh dan tidak, halal dan  haram maupun sunah dan wajib. Karena memasuki usia baligh itulah malaikat Rakib dan Atid akan mulai mengisi lembar catatan amal dan dosa setiap insan. Mengajarkan sholat dan puasa secara bertahap kepada balita. Mungkin sekarang ia hanya pengekor tanpa tahu makna dari setiap tindakan. Namun membangun kebiasaan baik sejak dini, akan terekam hingga  dia dewasa nanti.
Seorang ibu seyogyanya pintar membagi waktu mengurus anak, mengurus suami, mengurus rumah dan tetap punya waktu untuk diri sendiri “me time” , walau hanya 3 menit yaitu saat bermuwajaah dengan Allah minimal  lima kali sehari. Syukur-syukur pak suami berkenan membiayai relaksasi ke spa atau sekedar window shopping  ke mall J . Lakukan kolaborasi dengan suami dalam urusan rumahtangga sehingga kelelahan menjadi superwoman akan berbalas pijitan lembut di pundak saat buah hati telah lelap. Hasyeeek !


Sunday, February 12, 2017

Metode Pendidikan Efektif

#serialbunbun 
Selalu diawali bahwa ibu adalah madrasah pertama bagi anak. Mengapa ibu ? Bagaimana jika ibu dan ayah sama-sama bekerja ? Apakah beban pendidikan anak tetap dibebankan lebih besar pada ibu ?
Mari kita telisik musababnya dari kacamata logika kekinian J
MASA KEHAMILAN
Perempuan, ibu, dianugerahi kemampuan hamil. Ada nutfah anak manusia dibenamkan dalam rahim ibu. Lebih dari sembilan bulan (normal) bayi bernafas bersama detak jantung ibunya. Seberapa pun perhatian laki-laki (suami) kepada perempuan (istri) akan kegendutan perutnya, tetaplah bayi selama 24 jam bersama ibunya. Walau si Ayah sering mengaji disamping perut istri, walau si Ayah rajin membacakan buku cerita, tetaplah bayi lebih banyak berinteraksi dengan ibunya. Disitulah bonding pertama terbentuk. Inilah yang dinamakan fitrah perempuan. Menjadi ibu, melahirkan anak. Hal yang tidak bisa dilakukan laki-laki, Bapak.
Bagaimana dengan perempuan hamil yang ngidam aneh-aneh. Minta rujak tengah malam, mie godog di tengah hujan lebat atau seperangkat alat online (laptop,modem dan paket data) J. Dalam tubuh ibu hamil memang mengalami perubahan hormon kehamilan, diantaranya HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Hormon inilah yang menyebabkan perasaaan mual dan ingin muntah. Dan hormon-hormon kehamilan lain yang terbentuk untuk mendukung kehidupan sang jabang bayi. Perubahan dalam tubuh yang tidak nyaman inilah yang memicu perempuan hamil cenderung lebih manja dan meminta beragam hal yang sering sulit dipenuhi pak suami. Bagian ini tergantung kedewasaan pasangan suami istri, dituruti atau tidaknya setiap keinginan tidak berimbas langsung pada kesehatan fisik sang bayi. Kecuali sang ibu sedih karena tidak dibelikan IPhone seri baru, kemudian berpengaruh pada emosi bayi juga J.
Saat kehamilan, sudah masuk fase dimana ibu adalah madrasah pertama. Keterikatan batin ibu dan bayi baik terjadi baik  secara fisik dari asupan makanan maupun secara emosional dari rasa. Saat ibu sedih maka bayi ikut sedih. Itu saya alami dahulu. Pada usia 7 bulan, gerakan bayi menendang sudah mulai heboh. Saat saya lelah bekerja, gerakan bayi jadi berkurang, sempat khawatir. Namun saat mood sudah bangkit, kembali normal.
Kebiasaan baik ibu hamil seperti sholat, mengaji, berdzikir akan mempengaruhi kejiwaan bayi. Bahkan ada seorang artis yang berlatih hitung-hitungan setiap hari karena berharap anaknya jadi orang pandai. Saya kemudian teringat dengan teman-teman yang berlatar belakang ibunya seorang guru. Kebanyakan dari mereka cukup pandai di kelas. Bisa jadi memang ada korelasinya. Saat ibu menggunakan otak untuk berpikir secara aktif, maka bayi menggunakan energi yang sama.
Wallahualam. bagian kita , manusia, adalah doa dan ikhtiar. Robbihabli minassholihin, semoga diberi anak yang soleh. Aamiin.


Saturday, February 11, 2017

Berdamai Dengan Masa Lalu.


Facebook itu madu sekaligus racun. Manis rasanya saat stalking status teman sehingga tahu aktivitasnya, namun menjadi racun saat waktu 2 jam terbuang untuk baca atau sekedar urun(bagi) jempol.
Selintas saja membaca status teman yang sedang terbang di atas pegunungan Alpen membuat mata saya berkaca. Asyiknya bisa tamasya keluar negeri. Scholarship atau bahkan bekerja disana. Ada beberapa teman yang berstatus  abdi negara pernah mencicipi hidup di luar negeri mulai dari cuma Singapura, Korea, Australia, Inggris , Swedia, Belanda hingga Perancis !

Ngiri ! Itu yang saya rasakan, kenapa dulu saya tidak  belajar TOEFL dan conversation lebih keras sehingga scholarship akan berpihak pada waktu saya masih bujang sehingga living abroad bukan sekedar mimpi. Sementara sekarang, saya terdampar di daerah pesisir pantai utara menyaksikan warga lokal menarikan canting diatas selembar kain. Warna-warni hasilnya sebagai salah satu kekayaan  budaya Indonesia, batik.

Pun kemarin baru saja create grup baru, Alumni SMP. Lebih dari 15 tahun tak pernah bertemu. Walau sedikit roaming, dapatlah saya cerita hidup dari teman-teman. Mulai dari ibu rumah tangga bermukim di Malaysia, abdi negara, karyawan pabrik, pejabat pemerintahan hingga wirausaha muda sukses. Masih bisa mengingat jelas seperti apa dahulu kala SMP dan seperti apa sekarang. Pintar secara akademis tidak selalu menjadi pejabat atau sukses materi. Bahkan anak  yang dulunya  pethakilan (usil) bisa mempunyai 5 toko seluler, rental mobil, warung makan, dan billiard&lounge ! Ajaibnya si bos muda ini gayanya masih sama seperti dulu, kocak.

Ngiri ! Itu yang saya rasakan.Ngiri pada jalan hidupnya yang terlihat mudah mendapatkan rezeki.
Kemudian saya menyesal, kenapa dahulu sibuk mencari kerja pada banyak perusahaan. Kenapa tidak berwirausaha seperti si teman ?

Saya berusaha memaafkan diri sendiri. Ada banyak kenapa yang saya tanyakan pada diri sendiri, melihat pencapaian orang lain. Membandingkan dengan pencapaian saya sendiri. Bukankah waktu tak mungkin diputar ulang selain untuk  sekedar melihat  kenangan ?
Saya memilih memaafkan diri sendiri dan  berdamai dengan masa lalu. Saat kuliah saya terlalu sibuk organisasi , jalan-jalan,dan hura-hura. Tidak saya siapkan jiwa wirasusaha sejak dini. Tidak saya siapkan kepantasan untuk mendapatkan sesuatu yang teman-teman saya dapatkan. Tentu mereka berusaha keras, kerja cerdas dan doa, sehingga mereka layak.

Senyum si balita Keenan beserta kecerewetannya dan pak suami yang hobi koleksi diecast adalah pencapaian saya sekarang. Ngantor dan ngebisnis batik menjadi episode  pilihan hidup.
Karena setiap orang menciptakan dan menjalani takdirnya sendiri-sendiri.
Ketaqwaan lah yang nilainya tertinggi.



Sunday, February 5, 2017

Si Cantik Bright Gas 5,5 kg


Minggu lalu tetiba ada  sosialisasi penggunaan bright gas dari Pertamina. Tumbeen, begitu saya dan teman-teman kantor menanggapi undangan tersebut. Prasangka kami, ada udang di balik bakwan. Intinya pertemuan tersebut adalah memperkenalkan si Cantik Pinky, Bright Gas ukuran 5,5 kg. Bentuknya kompak menawan dengan warna jreng!  Total  beratnya hanya 13,6kg saja. Sedang Bright Gas  besar ukuran 12 kg, total beratnya hingga 27,1 kg.

Semangatnya  adalah konsumen kelas menengah sewajarnya menggunakan si Pinky ini, karena LPG 3kg sebenarnya di peruntukkan untuk warga miskin. Sementara saat ini banyak hotel masih menggunakan tabung melon 3kg. Pun warga sosialita yang tinggal di apartemen, tapi masih menggunakan  LPG  yang disubsidi pemerintah.

Karena tidak disubsidi , maka harga bright gas 5,5 kg jadi lebih mahal dari gas melon. Namun Pertamina menyakinkan produk baru ini  menggunakan  system pengamanan yang mengadopsi teknologi katup ganda DSVS (Double Spindle Valve System), Katup pada tabung Bright Gas menggunakan dua pengaman atas dan bawah sehingga memiliki ekstra pengaman ganda untuk mencegah kebocoran LPG akibat kebocoran pada kepala tabung.  Selain itu, Bright Gas 5.5 kg dilengkapi dengan Segel pengaman yang telah dipatenkan dan berhologram yang menjadikan isi terjamin dari pengoplosan.

Harga gas melon di pasaran @Rp.6.167,-/ kg setara Rp.18.500,-/ tabung
Harga si Pinky dipasaran @Rp.10.900,-/kg   setara Rp.60.000,-/tabung
Harga si biru dipasaran @11.083,-/kg  setara Rp.133.000/tabung

Dalam laman resminya, www.pertamina.com, memberikan promo  menarik untuk tukar tambah tabung lama:
1. 2 gas melon tukar bright gas plus Rp.104ribu/tabung
2. 1 gas melon tukar bright gas plus Rp.213ribu/tabung.

Apa kabar gas melon setelah penetrasi si Pinky di banyak wilayah di Jawa menggembirakan? Sependek pikiran saya,setahun kedepan gas melon akan sulit ditemukan. Analogi keberadaan BBM jenis premium saat ini yang tak tersedia di banyak SPBU. Jika dahulu kenaikan harga premium jadi isu seksi, harga Rp. 5 ribuan merangkak ke Rp. 7ribuan berbagai demo menyambut. Namun seiring dengan ketersediaan pertalite dikisaran Rp. 7ribuan, dan premium menghilang, masyarakat tetap tenang. Nilai psikologis yang menarik.

Dan sepertinya, cerita premiun akan dijiplak oleh si Pinky. Saya ? Si pemilik 2 gas melon dan 1 gas tabung 12kg berkarat. Should I ?