Saturday, April 29, 2017

Karena Lelaki Ingin (juga) Dimengerti




Karena wanita ingin dimengerti….
lewat tutur lembut dan laku agung
Karena wanita ingin dimengerti
Manjakan dia... dengan kasih sayang
Salah satu lagu Ada Band yang menceritakan pemujaan laki-laki kepada Wanita.

Karena wanita ingin dimengerti.
Lagu yang bagus,  namun kadang menjadikan wanita terlena, karena  ia akan melupakan satu hal--jika yang harus dimengerti itu wanita dan yang mengerti itu lelaki, sudahkah kita menempatkan hal yang sama?
Karena lelakipun ingin dimengerti

Lelaki itu adalah makhluk yang berbeda dengan wanita, ia memang tidak banyak cakap, karena lebih banyak bicara dengan rasio akalnya dan tak sebanyak wanita dalam mengedepankan rasa. Ia pendiam, atau tak banyak komunikasi, tapi sesungguhnya  banyak hal yang ingin diungkap--tapi tak sepandai wanita dalam olah bahasa. Dan hal ini yang seringkali menjadi hambatan dalam berkomunikasi dengan pasangan. Komunikasi itu dua arah, jika satu arah namanya NGGRUNDEL :-p

Sebenarnya sosok lelaki itu jika dibuka dalam dadanya akan terlihat ribuan kekhawatiran untuk istri dan anak-anaknya. Ada ratusan tangis yang ia pendam. Ada puluhan ribu keinginan yang hanya tersemat direlung hatinya. Ada jutaan kata yang ingin disampaikan pada istri dan anak-anaknya untuk ungkapkan rasa cintanya. Namun kata-kata cinta itu tak pernah lepas dari bibir sang lelaki, kecuali nada khawatir bercampur kemarahan, padahal sesungguhnya ia takut kehilangan. Takut mengecewakan, takut tidak bisa membahagiakan mereka, khawatir tidak bisa penuhi sandang, papan, pakaian, mainan, baju bagus, perhiasan untuk istri, cicilan rumah,  mobil dan liburan dengan kapal pesiar J

Lelaki mencintai wanita dengan sikap egoisnya. Dia bisa bepergian kapan saja, sedang wanita tak diijinkan pergi tanpanya. Egois versus protektif menjadi samar. Namun rasa sayang dan kewajiban melindungi pasangan itu jelas tergambar.

Karena lelakipun ingin dimengerti
Karena dalam diamnya bermain game, ada istana mungil yang ingin dipersembahkan untuk keluarga, namun masih tertata rapi dalam design kasar dipojok otak kanannya.
Karena dalam diamnya ada sejuta rasa yang tersalur dari pelukan dan ciuman di kening.
Karena dalam doanya, terucap surga untuk keluarga 

terinspirasi dari status fb  Chandradewojati

Sunday, April 23, 2017

Mencintaimu

“Saya kan baru menikah 6 minggu, Dok, masak sudah hamil 8 minggu ?” Begitu pertanyaan polos saya pada seorang dokter SpoG. Setelahnya saya pindah ke lain dokter, dan mendapatkan jawaban sama. Ternyata memang begitu cara menghitungnya, kehamilan dihitung dari hari pertama haid, bukan saat pembuahan terjadi.

Sang bayi itu kini berumur lima tahun. Ganteng dengan alis melengkung tebal , hidung kecil dan bulu mata lentik. Dahulu sering dikira perempuan L. Saat kulitnya semakin legam karena sering bersepeda, pesona lelakinya semakin muncul J. Aktif baik tingkah laku maupun suara. Alias banyak polah dan banyak bicara. Dialah alasan saya pulang bersegera saat jam kantor habis. Dialah alasan saya berpanas keliling toko mencari kain lurik demi upacara hari Kartini. Dia yang saya pikirkan pertama saat bangun tidur. Dia yang membuat saya malas makan, saat dia terserang demam tinggi.

Tanjung Aan , Lombok 14 April 2017

Namun entah mengapa, beberapa minggu terakhir , saya sering menatapnya lama-lama. Pertanyaan-pertanyaan kritis nan polos. Tingkahnya yang menyebalkan sekaligus menggemaskan. Bagaimana jika tiba-tiba dia pergi dari saya. Bagaimana jika waktu tidak berpihak kepada saya untuk lebih banyak tertawa bersamanya. Bagaimana jika sang Pemilik mengambil titipanNya dari pelukan saya, lebih cepat dari logika berpikir saya.

Astaghfirullah….. Inikah yang bernama sombong?  Inikah perasaan bernama mencintai makhluk lebih dari mencintaiNya. Saya yang terbiasa berpikir analitis, matematis dan selalu memiliki  plan A, plan B, plan C dst, merasa terkunci jika hal tersebut benar-benar terjadi, kehilangan Keenan. Bahkan jika suami kena PHK, bahkan jika suami selingkuh, bahkan jika suami pergi selamanya… saya sudah menyiapkan rencana.  Tapi tidak , jika saya harus kehilangan Keenan.

Rasa yang sama ketika usianya 7 hari dan harus kembali ke Rumah Sakit karena kulit menguning dan jarum infus menusuk kulit lembutnya. Selama 3 hari 3 malam airmata ini menetes tak henti. Allah Maha Baik mendengar doa saya, doa kami, ikhtiar kami.

Dan ketahuilah, bahwa hartamu dan anak-anakmu itu hanyalah cobaan (QS. Al. Anfal:28)

Tidak seorang muslim ditinggal mati oleh tiga anaknya yang belum mencapai umur baligh,melainkan Allah akan memasukkannya ke dalam surga karena karunia dan rahmatNya kepada mereka. (HR Bukhari Muslim)


Thursday, April 13, 2017

My Gloomy Days

Setiap rencana  manusia ada rencana Tuhan yang tak bisa di gugat.
Sedemikian rapi mempersiapkan masa liburan akhir pekan sejak 4 bulan lalu. Hanya kurang dari 2 minggu tetiba si kecil di serang demam tinggi.Tak lama saya dan suami juga tertular virus flu. Perfect !. Hanya hitungan hari menjelang liburan ke Lombok 14- 16 April , kami tepar serempak.

Allahuakbar, kami rapuh dan kami paham maksud Mu. Kami yang sudah begitu sombong memastikan semua berjalan baik. Kami lupa memohon perlindunganMu.

Tiada terlambat, Ya Allah , lindungi perjalanan kami esok . Mengijabahi salah satu keindahan lukisanMu. Ya Allah, mudahkan dan lancarkan.

Aamiin

Wednesday, April 5, 2017

SEMAKIN SEJAHTERA, SEMAKIN RELIGIUS


Rasanya memang terlambat membaca buku karya Yuswohady yang terbit 3 tahun lalu yaitu 2014 ,  Marketing to the MIDDLE CLASS MOSLEM.  Tapi isinya masih cukup relevan dengan kondisi saat ini. Pun bagi saya yang sudah cukup lama mengenal pengarangnya dari artikel beliau yang sering terpampang di media massa. Hanya saja saat buku tersebut booming, saya belum tertarik dengan marketing khususnya menyasar kalangan muslim.
Dalam buku tersebut disebutkan bahwa kondisi Indonesia adalah sebuah paradox berdasar penelitian Galup dan kondisi real di banyak belahan dunia. Indonesia masuk dalam kategori negara yang menganggap agama berperan penting dalam kehidupan sehari-hari bersama negara Srilanka, Nigeria, Somalia , Bangladesh . Dari penelitian yang dilakukan dibeberapa negara, dibuat kesimpulan bahwa,


ketika pendapatan perkapita penduduk naik, cenderung bersikap sekuler, yaitu menganggap kehidupan agama tidak menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.





Tapi kondisi berbeda terjadi di Indonesia. Bahwa pendapatan perkapita  penduduk Indonesia naik signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Kebangkitan golongan menengah berusia  muda Indonesia yang lahir akhir 80an dan  sukses dalam berkarir .Generasi  inilah yang nampak semakin religius.

-    Jika dahulu yang mengenakan hijab atau kerudung hanya orang tua dikampung, sakarang kawula muda saja sudah ngetren mengenakan pakaian menutup seluruh badan namun tetap stylish.
-     Label halal khususnya bidang makanan menjadi keharusan karena konsumen semakin bijak memilih, bukan sekedar enak dan tidak enak.
-       Jika dahulu rukum islam ke 5, BERHJAI,  hanya dilaksanakan oleh orang tua yang mampu dan sudah masuk masa pensiun, sekarang haji menjadi kewajiban. Berbondong-bondong orang mendaftar haji walaupun waiting list semakin panjang. Bahwa perjalanan umrah menjadi ritual wisata bagi banyak kalangan yang memiliki rejeki berlebih.
-   Sekolah berbasis Islam yang dahulu terpinggirkan bahkan berada di level bawah, justru sekarang menjamur di berbagai kota dengan penawaran ISLAM TERPADU. Pendidikan agama dengan porsi lebih besar namun tidak melupakan pengetahuan umum secara nasional maupun internasional.

Perubahan culture tersebut menciptakan peluang untuk melakukan bisnis yang menyasar kalangan kaya baru level menengah yang bersifat universalist. Dimana secara pikiran open minded tanpa mengurangi derajat kehati-hatian terhadap sesuatu non halal  bahkan haram. Banyak bisnis berkembang di lini ini seperti kosmetik halal, hijab cantik menarik, biro travel umrah, lembaga keuangan syariah,dll.


Kenali perubahannya, pahami perilakunya selanjutnya petakan strateginya.
Konsumen semakin cerdas. Membombardier  mereka dengan harga produk murah saja tidak cukup. Ada value  lebih yang menarik mereka mendekat.  Semakin banyak orang mencari barang/produk adalah kualitas. Sedikit membayar mahal namun puas dengan hasil kinerjanya.  Beberapa bank syariah seperti Bank Muamalat dan Bank Syariah Mandiri berhasil menempatkan diri sebagai bank yang terbuka , berkeadilan dan rahmatan lil ‘alamin. Bahwa siapapun orangnya , apapun keyakinannya bisa memanfaatkan produk-produk bank syariah.

Bagaimana dengan Kospin JASA  sebagai salah satu koperasi terbaik di Indonesia ? Kospin JASA memiliki lini bisnis syariah yang beroperasi sejak Agustus 2005 dan saat ini sudah memiliki 23 kantor layanan. Tumbuh dan berkembangnya layanan syariah tidak lepas dari DNA yang dibangun holding Kospin JASA yang  memang lahir dari penggabungan 3 etnis yaitu Jawa, Arab dan China. Tentu setiap etnis memiliki budaya dan keyakinan masing-masing, namun saat berkumpul dan merumuskan system berkoperasi menjadikannya kekuatan luarbiasa.


Syariah yang sebenar-benarnya. Edukasi cara berlaku, bersikap dan bertransaksi dengan system syariah adalah PR besar. Pameo yang berkembang dalam masyarakat, lembaga keuangan konvensional dan lembaga keuangan syariah pada dasarnya sama, yang berbeda adalah tata cara dan akadnya. Hal tersebut benar adanya, namun hanya di permukaan saja, lebih jauh dari itu ada banyak hal yang  secara hakiki berbeda.


Wallahualambishawab, semoga Allah senantiasa menunjukkan benar dan jalan yang lurus. Aamiin.