Friday, June 2, 2017

Menikmati Proyek Jalan Tol Batang

RAMADHAN  1438
Day 6th

Bulan April – Juni  ini sungguh panen libur. Jika  April ada 2 pack long weekend, bulan Mei  ada 2 libur hari Kamis lanjut tanggal 1 Juni libur lagi hari Pancasila. Aish, liburan apalage ?! Pada banyak orang, berkali-kali tanggal merah itu menyenangkan. Anak sekolah apalagi, hurrayJ Pekerja kantoran  ? Hurray pakai banget, jauh-jauh hari dilingkari untuk cuti versi celebrity on vacation . Namun untuk sebagian lain, liburan berkali-kali sedikit mengganggu dan un-productive. Ketika target belum tercapai, ngos-ngosan juga dengan berkali-kali jeda apalagi jika berhubungan dengan pengurusan hal-hal birokratis.

Kamis lalu, libur yang kesekian , dan saya begitu menikmati (karena kamis yang lain tetap ngantor :-) Asyik juga ternyata libur  ditengah weekdays. Hari itu kami berjanji pada Keenan untuk jalan-jalan melihat tol. Iya proyek jalan tol  Pemalang-Batang-Semarang melalui  daerah dekat rumah. Si Ayah sudah sering bersepeda offroad saat pembukaan  jalur jalan sedang berjalan. Sementara kemarin kami  menggunakan kendaraan roda dua.  Semula target operasional jalur tol tahun 2018, namun kemudian dipercepat agar bisa digunakan pada  jelang Idul Fitri 2017, minimal satu jalur pada pagi-siang hari. Sepanjang yang saya lihat pada jalur Batang, pada hari ke 6 bulan Ramadhan, baru 20% yang  menggunakan lean concrete. Selebihnya masih berupa tanah yang sudah dipadatkan. Cukup nyaman untuk dilewati pada hari cerah.


Ada banyak cerita dibalik pembangunan tol  di banyak daerah. Terutama dalam hal ganti untung pembebasan lahan. Banyak yang tiba-tiba kaya mendadak karena tanah kebunnya dihargai 10x lipat. Kemudian  banyak marketing bank mendekat J. Ada yang galau karena rumah kenang-kenangan dari orangtua harus direlakan. Ada yang keukeuh tak mau melepaskan sejengkal tanah rumahnya dengan alasan harga yang tidak sepadan. Maka jalan tol yang berbelok atau rumah ditengah jalan tol kadang masih ditemui, meski biasanya pemerintah dengan jargon –kepentingan- rakyat- banyak- tetap berkuasa.

Kabupaten Batang adalah  suatu daerah di timur Pekalongan. Proyek pembangunan jalan tol dan PLTU di pantai Ujungnegoro  berhasil merubah kondisi geografis dan perekonomian (sebagian ) masyarakat. Pembangunan infrastruktur jalan gencar dilakukan. Pembangunan hotel kian masif di daerah sebelah, yaitu kota batik Pekalongan.


Kemudian segala kemudahan infrastruktur membuat hasrat piknik  semakin menggelora. Mareee J

No comments:

Post a Comment