Monday, January 30, 2017

Ini (bukan) Resolusi 2017


Nulis 3 buku , tsaah gaya ya ? No, ini serius ! Gimana ceritanya kalau sebagai alumni SP 10 yang seharusnya menyelesaikan buku di Januari 2016 nyatanya tulisan 40 halaman ituuh belum kemana-mana ? Hu hah !
Mari rayakan eh bukan, mari kita breakdown bagaimana bisa target 3 buku setahun :


#bukusatu
Adalah sang masterpiece. Jika dulu saya ambil tema Emak Pintar Anak Cetar, maka kali ini saya mempermudah diri saya menjadi  Obrolan Mahmud  (Mamah Muda). Dan sudah mulai saya inisiasi melalui tulisan di blog : www.imangsimple.blogspot.com dan di pamerkan di dinding facebook.com/maryatiimang lewat SERIAL BUN-BUN. Cita-cita ini serta merta membuncah saat mendapat pencerahan dari mbak Lala alias Mira Julia dalam kelas bonus nya Cikgu @Anna Farida. Sudah terbayang buku ini akan masuk Bitread pada akhir Maret 2017. Aamiin .#doakhusuk.

#bukudua
Tergoda dengan mbak @DiniWTamam yang sukses menelurkan naskah keduanya, Pilih Jurusan Apa “Manajemen”. Saya juga mau nulis Pilih Jurusan Apa “Statistika”. Sudah kebayang kepada siapa saja akan saya tanyakan suka duka menjadi alumni statistic  dan  bahkan sudah kebayang peluncuran bukunya di Balairung UGM sayap utara hahaha. Bu dosen @reresafina , bantuin yaah

#bukuketiga
Adalah @mirajulia yang sukses menepok semangat  nulis saya. Dan saya sudah daftar kelas bloggingnya demi mempercantik blog tercintah yang semoga akan membuat betah nulis dan menarik pembaca dan selanjutnya order nulis ngalir .Aamiin (lebih kenceng). Kelas blog nya saya tunda hinggal April demi selesai dulu sang masterpiece.

Wahaai semesta restui niat ini

Mari aamiinkan….:-)
@indarimastuti @julieartha @annafarida @idafauziah
#ALUMNI_SEKOLAHPEREMPUAN

Saturday, January 28, 2017

Purbalingga, kampung sejuk di kaki Gunung Slamet

#Kampunghalamankujugaseru
Welcome to Ngapakers :-)  Saya, saya ! Salah satu anggotanya, meski tidak fluent hehe.  Iyah, meski sudah sejak kelas empat SD hingga lulus SMU tinggal disana, tetap saja logat ngapak saya aneh di telinga teman-teman. Well apapun , Purbalingga tetap as homy as myhometown. Adegan mudik dari  Magelang, tanah kelahiran saya, atau Jogja tempat kuliah saya ,  ke Purbalingga, sudah  berasa dekat kalau sudah tiba di Wonosobo. Why ? Karena di terminal Wonosobo sebelah barat tempat mangkal bus arah Purbalingga-Purwokerto.  Mendengar logat mbluthuk-mbluthuk para sopir dan kernet membuat senyum saya merekah, tinggal 1,5 jam lagi sampai  :-)  Pun saat saya mudik dari Jakarta, tempat saya pernah bekerja, berasa sudah dekat saat mampir di warung makan daerah Tegal. Bahasanya mirip. Ngobrol biasa dengan marah-marah intonasinya sama, kenceng semua haha.

Bagian paling seru saat Bapak pensiun kemudian pindah ke Purbalingga adalah, kami punya rumah yang sangat luas. Bagi saya dan kakak-kakak saya, yang terbiasa hidup di asrama dengan rumah barak berukuran 3x 10m2, rumah kami di kampung luasnya 10x lipat ! Belum termasuk halaman depan dan halaman belakangnya.  Yahuii, bisa main tenis di dalam rumah haha. Asyiknya lagi bisa main ke sawah dan sungai. Selama ini di asrama cuma ngebolang di  kebun tebu saja !

Tahun berganti, Purbalingga semakin modern. Meski  investor mall tidak juga melirik area kaki gunung Slamet  yang berudara sejuk itu menjadi tanah jajahannya,  suasana kota semakin meriah. Beberapa warung waralaba terserak di sepanjang jalan menuju alun-alun kota. Pun warungnya Koloner Sanders bercokol tak jauh dari SMU saya dulu :-)

Jika kamu melintasi Jawa tengah lewat  jalur tengah, jangan lupa mampir ke kota kelahiran Jenderal Sudirman yaaa..
Ada banyak tempat wisata yang asyik di kunjungi, salah tiganya berikut ini :
  1. The best destination saat ini adalah Owabong (Obyek Wisata Bojongsari) yang merupakan salah satu pelopor wisata  air di Jawa Tengah.  Memanfaatkan mata air dari lereng Gunung Slamet, jadilah sebuah wahana menarik  yang dikelola pemerintah daerah. Terakhir kesana 2 tahun lalu ada 4 kolam wisata yang bisa dijadikan ajang reuni  dan kumpul keluarga, yaitu kolam anak yang setinggi lutut,  kolam ember raksasa, kolam  anti tsunami, dan kolam standar olympic. Katanya sejak awal 2016 ada wahana kolam baru, yaitu kolam ombak. Di area kolam ombak selayaknya suasana pantai dengan ombak yang ketinggiannya bisa berubah-ubah. Seru ya..

     sumber photo : owabong.co.id


  2. Taman Wisata Pendidikan Purbayasa Pancuran Mas.
Kawasan ini bermula dari koleksi  aneka satwa milik pribadi yang kemudian di komersilkan menjadi wahana wisata. Koleksi ikan langka di masukkan dalam akuarium besar yang melengkung serupa di seaworld Ancol. Aneka satwa lain seperti berbagaii jenis burung, monyet dan buaya menjadi sarana pendidikan anak. sumber photo : infojateng
  1. Jalur Pendakian Puncak Slamet.
Bagi kamu yang hobi naik gunung, jalur Bangbangan yang terletak di Desa Kutabawa Kec Karangreja merupakan jalur  menuju Gunung Slamet  (  3428 mdpl) yang paling sering direkomendasikan karena paling pendek dan paling mudah dibanding melalui Baturaden Purwokerto, Guci Tegal atau Brebes. Saya baru sekali kesana, saat baru saja lulus SMU, baru saja gagal tes UMPTN. Kakak tercinta mengajak saya menuju puncak. Meski hanya kuat sampai  batas vegetasi, puas rasanya. Kesampaian juga naik gunung. Dan saya ingin mengulangnya, kelak , dengan sang junior :-)
photo:manusialembah.blogspot.com

Sunday, January 15, 2017

Anda kenal TAHIR ?

Anda kenal TAHIR ? 
Enggak ? Sama :-)
Libur saatnya beberes rumah. Lebih tepatnya merapikan tumpukan buku dan kertas yang belum memiliki rak khusus (baca: suami belum jadi beliin rak buku, malahan beli rak diecast) . Kemudian menemukan 2 lembar Koran KONTAN edisi 29 September 2016 yang dulu sengaja saya simpan, untuk saya baca di kemudian hari. Astaga, lama pisan bacanya ! Haha enggak juga, sudah dibaca kapan itu, tapi masih ingin menyimpannya  karena beritanya bagus.
Liputan Khusus SAKSI MATA EKONOMI INDONESIA  yang menyajikan ulasan tentang salah dua tokoh sukses pengusaha Indonesia yaitu TAHIR dan HARY TANOE.

          #Dimulai dari TAHIR, dulu :
Dasar saya yang kudet, karena baru kenal  dan tahu nama Tahir setelah ada hibah 6 bus transjakarta bertuliskan TAHIR FOUNDATION disalah satu berita TV Nasional. Siapa  Tahir ?  Yang saya tahu Erick Tohir, pengusaha muda fenomenal yang berani  membeli  Intermilan. Kemudian beliau  muncul di beberapa media keterkaitan dengan hibah bus tersebut. Mulai ngeh juga, ternyata sang bos Mayapada Group. Jadi kantor bank baru diseberang  selatan alu-alun itu milik sang dermawan itu. Begitulah yang saya simpulkan hasil browsing tentang sosok Tahir.
Tercatat sebagai orang kaya ke-7 Indonesia dan 906 di dunia versi Forbes dengan nilai kekayaan  US$ 2,2 Milyar,  bisnisnya menggurita mulai sektor keuangan, ritel, rumah sakit, media dan properti.

Berhasil melewati 2 krisis yaitu tahun 1998 dan 2008  dengan gemilang. “Saya tidak pintar membuat kesalahan”, begitu ujarnya saat banyak yang menanyakan kunci keberhasilannya. Seperti saat krisis 1997-1998, saat banyak bank lain terdampak krisis, Bank Mayapada tetap anteng karena tidak memiliki banyak hutang valuta asing. Sehingga saat dollar AS melonjak, Bank Mayapada tetap aman. Begitupun saat  tahun 2008, Bank Mayapada justru kebanjiran dana. Momen tahun 2008 juga menjadi tonggal Tahir merambah bisnis healthcare yaitu mendirikan Rumah Sakit Mayapada dengan mengakuisisi RS Honoris.

Sedang dibidang property, Tahir tidak menempatkan diri sebagai pengembangan perumahan apalagi gedung atau ruko. Tahir mengambil lahan bisnis bidang rental income.  Tahir memilih membeli gedung yang sudah jadi, kemudian menyewakan ke pihak ketiga.
Cuma satu bisnis yang belum di masukinya, yaitu telekomunikasi. “Saya enggak ngerti, sudah banyak pemain besar,” katanya.
Memiliki 4 putri dan 1 putra  yang saat ini sudah diberi tugas tanggung mengurus sebagian perusahaan yang didirikannya. Tahir tak khawatir bisnisnya akan mengendur saat dikendalikan putra-putrinya. “Saya kasih kesempatan supaya mereka maju. Jika mereka membuat kesalahan , mereka akan belajar dari kesalahan itu.”

Belajar dari Tahir:
1.       Menjalankan bisnis yang dipahami.
2.       Memberi kesempatan anak dan orang-orang bertalenta untuk menunjukka kinerjanya.
3.       Berderma tak mengurangi pundi kekayaannya.


Emak Happy, Dunia Happy


Ada yang tidak sependapat dengan judul diatas ? Halo para Bapak :-)

Ini beneran, bukan riset terprogram untuk maksud meningkatkan elektabilitas para emak. Kenapa ? Karena secara kodrati, perempuan memang dianugerahi kesabaran yang luar  biasa dari Allah. Melahirkan, merawat dan membesarkan seorang anak manusia bukan perkara mudah. Bukan hanya tentang kebendaan, seperti berapa banyak uang saku harian, namun lebih pada kasih sayang yang dirasakan anak dari kedua orangtuanya khususnya emak.

Saat emak –emak bersuka cita, maka energi bahagia itu tersalur juga saat bermain bersama si kecil. Begitupun sebaliknya, saat emak sedang gundah gulana maka perasaan itu juga dirasakan oleh sang jabang bayi dalam kandungan. Jadi para Bapak, please luangkan waktu untuk mendengarkan curhatan para emak, bahkan ketika pekerjaan kantor sudah sedemikian melelahkan. Emak itu hanya butuh didengarkan, tidak yang lain. Tapi kalau ada Bapak yang pulang dari luar kota membelikan sepasang sepatu baru atau 2 keranjang jajanan tentu emak akan semakin melebarkan senyumnya :-)

Kalau Bapak  mendengar emak memarahi anak untuk suatu alasan kecil. Terlepas bahwa si anak memang melakukan kesalahan, bisa jadi karena emak sedang kesal pada sesuatu. Bisa jadi pada, Anda, Pak. Seperti tetangga sebelah rumah yang memiliki 4 junior. Masya Allah meriahnya rumah itu. Teriakan dan tangisan bersahutan sepanjang hari. Drama antagonis tersaji setiap saya membuka pintu samping. Entahlah apakah si Emak memang sedang marah dengan suaminya yang pulang seminggu sekali dengan dompet tipis, atau galau karena setiap tahun harus cari rumah kontrakan baru. Tapi ini benar. Emak tidak happy , dunia tidak happy.  Termasuk dunia saya, turut kelabu saat mendengar teriakan bersahutan di rumah sebelah, dan itu  merusak suasana makan siang kami sekeluarga kala weekend tiba.



Thursday, January 12, 2017

7. Demam Anak yang Bikin Galau

SERIAL BUN-BUN

Bunda pernah nggendong anak seharian karena sedang demam ?
Bunda pernah tidak mandi seharian karena anak rewel ?
Cung ! yang galau saat anak sakit bahkan mrebes mlili (menangis)

Suhu tubuh normal  bayi dan anak adalah berkisar antara 36,5 C – 37 C. Jika suhu tubuh meningkat menjadi 38 C berarti dia mengalami demam. Jika turun menjadi 35 C berarti dia mengalami hipotermia. Secara umum suhu tubuh rendah di pagi hari dan meningkat di malam hari dan pada saat anak aktif bergerak. Maka balita yang sering berlari kian kemari saat kita pegang badannya lengket keringat namun dahinya cukup hangat. Ini normal.
Demam merupakan reaksi terhadap infeksi. Demam sendiri bukan penyakit melainkan cara tubuh melawan infeksi virus atau bakteri. Jadi tak perlu langsung diberikan obat penurun panas. Amati kondisi anak, jika anak demam masih terlihat tenang-tenang saja bahkan bermain seperti biasa, makan tetap lahap, tak perlu diberikan obat. Namun jika anak mulai merasa tidak nyaman, ditandai dengan rewel berikan obat penurun panas seperti parasetamol sesuai dosis.
Jika anak mengeluh sakit dibagian tertentu, lemas ,muntah-muntah dan tidak mau makan bersegeralah ke dokter untuk pemeriksaan lebih  lanjut. Khusus bayi dibawah 6 bulan jika mengalami demam segera di bawa ke dokter meski tak punya gejala lain.
Kejang demam biasanya menyerang anak usia 6 bulan hingga 4 tahun dan merupakan batas tolerasi anak terhadap demam yang dialaminya. Masing-masing anak memiliki batas toleransi yang berbeda. Ada anak demam 38 C sudah  kejang, ada yang 41 C mengalami kejang. Kompres anak dengan lap hangat kemudian miringkan posisinya agar tidak menelan cairan muntahannya sendiri. Jangan lupa singkirkan benda-benda yang dapat membuatnya cedera. Sering kali orangtua menyumpalkan sesuatu ke mulut anak dengan alasan agar lidah tidak tergigit. Hati-hati jangan-jangan alat penyumpal itu justru akan tertelan atau bahkan membuatnya tersedak. Segera bawa ke dokter. Jika dokter meresepkan obat, tanyakan kapan obat tersebut diberikan  apakah obat telan atau obat yang dimasukkan melalui dubur, dan seberapa parah kejang demam tersebut dan kemungkinan berulang.
Kalau saya jenis Bunda yang santai. Saat anak berasa hangat tubuhnya, semlenget kata orang Jawa, saya memilih memberinya cairan (air putih, susu, jus) yang banyak dan cek suhu tubuh menggunakan thermometer digital. Jika panasnya lebih dari 38,5 C  dan anak rewel , baru saya beri obat penurun panas. Pilih obat non alcohol. Kata ustad Khalid Basalamah, jika ada pilihan non alcohol pilih itu, pasti halalnya.
Saya jarang mengompres anak saat demam, bukan apa-apa, anak saya tidak bisa diam, saat tidur sekalipun, guling sana-sini. Kalau demam terjadi saat usia  bayi kurang dari 6 bulan, biasanya setelah imunisasi tuh, suami yang peluk anak di dadanya, supaya panasnya berpindah.
Cemas saat anak demam? Wajar, namun bukan panik ya. Jika suhu masih 37,5 C masih batas normal. Ingat ya, ukur panas anak pakai thermometer, bukan telapak tangan. Kecuali kita sudah berubah jadi Superman hehee.
Anak demam sampai lebih dari 3 hari tanpa ada gejala lain seperti batuk pilek, segera bawa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
#indscriptcreative
www.imangsimple.blogspot.com

Tuesday, January 10, 2017

5. Tukang Sayur Idolaku

SERIAL BUN-BUN

‘Aku sudah datang’ begitu text  sms jelang siang dari Mbak Roh, tukang sayur langganan. Bersegeralah saya kabur dari meja kerja, mlipir pengen liat yang ijo-ijo :-)
Sebagai Bunda pekerja tujutuju ( 07.00-17.00), godaan untuk memberikan anak makanan instan sangatlah besar. Tidak hanya dari media, justru dari lingkungan terdekat, keluarga, teman, seringkali turut menjerumuskan. Tertanam di ingatan saya, saat membaca sebuah twit salah satu pegiat ASI, ‘Memberikan bayi makanan instan tiap hari, sama dengan kita,orang dewasa, makan mie instan tiap sesi makan, mau?”
Nonjok banget ituh.

Kalimat itu pula yang saya sampaikan kepada mereka, yang mempertanyakan kesibukan saya menyiapkan makanan MPASI anak saya.

Punya tukang sayur langganan ? Saya punya, meski pasar letaknya tidak jauh dari rumah maupun kantor, namun belanja ke tukang sayur yang lewat depan kantor lebih optimal. Hanya dalam waktu 15 menit sudah terkumpul bakal sayur sop, sayur asem, 2 gelondong jagung manis, seikat kangkung, seikat bayam, sebungkus tempe, seplastik daging dan krupuk. Aman untuk makan keluarga 3 hari. Kalau harus ke pasar bisa butuh waktu 2 jam keliling-liling dan seringkali belanja macam-macam , hehe. Saya ke pasar biasanya hanya satu atau dua sebulan jika stok minyak goreng,gula dan telur menipis.

Bun-bun, tahukah ada banyak kandungan gizi dalam semangkuk sayur yang kita masak ? Kotakatanya meyakinkan betapa mahal rasa lelah kita demi perut keluarga #eh.

Asam amino esensial ada di telur, ikan salmon, avokad, kacang-kacangan, dan biji-bijian.
Kolin ada di kuning telur, daging tanpa lemak, kedelai, kacang tanah, buncis, dan kacang polong.
Prebiotik FOS ada di tempe, acar, tape ketan, tape singkong, buah dan sayuran.
Omega-3 dan Omega-6 ada di ikan laut, ceker ayam, sayuran hijau, kacang-kacangan, kentang.
Probio-tik & Prebiotik ada di brokoli, sayuran hijau, dan buah-buahan. Tahu dan tempe kaya akan senyawa prebiotic.
Zat Nukleotida ada di sayuran hijau.
AA/DHA secara alami ada di ikan salmon, tuna, makarel, sarden, daging, dan telur.
Ayoooow belanja :-)



6. Susu Sapi Bukan Cairan Ajaib !

SERIAL BUN-BUN

Bun, sudah pernah berwisata ke Cimory ? Asyik ya,lihat kebun dan peternakan sapi, mooo (. Memperkenalkan anak dengan proses memerah sapi yang menghasilkan susu. Seru !

Tapi ada yang salah kaprah dengan produsen susu kebanyakan. Banyak dari mereka seringkali menggembar-gemborkan kandungan nutrisi didalam produknya yang maha hebat lebih jenis makanan lain. dari Mulai dengan kandungan asam linoleat, kolin, DHA dan banyak istilah keren yang disugestikan hanya ada didalam produk susunya. Parahnya ada salah satu iklan susu yang menggambarkan jika anak susah makan , cukup ganti dengan produk susu olahannya, karena semua nutrisi yang ada dalam sepiring nasi beserta lauk pauk sudah tersaji dalam segelas susu !
Menyesatkan !

Anak dibiasakan untuk memakan jenis makanan cair. Analoginya jika orang dewasa merasa lemas, pusing  dan malas makan, tinggal pasang infus dengan kandungan protein tertentu. Hadeuh.
Susu, terutama susu bubuk melewati proses yang sangat  panjang. Mari kita bayangkan. Susu bubuk berasal dari susu sapi atau susu kambing segar. Bentuknya cair. Daya tahan susu murni yang sudah dimasak hanya 2 jam sedang susu cair pasteurisasi 7 hari dan susu cair UHT satu tahun. Guna menghasilkan produk susu yang tahan lama maka harus diubah dari bahan baku cair menjadi bubuk kering. Proses yang panjang tersebut tentu saja menghilangkan banyak nutrisi alami yang terkandung didalam susu segar. Kalau kemudian produsen mengklaim produk susunya mengandung aneka nutrisi, asalnya darimana? Berarti kandungan nutrisi tersebut hasil penambahan atau fortifikasi dari zat-zat luar. Jadi darimana kandungan baik susu bubuk? Hasil fortifikasi sayur, buah dan protein hewani ! Iya, Bu,  zat gizi dalam susu berasal dari ekstraksi sayur, buah dan protein hewani.
Jadi kenapa tidak langsung makan dari sumbernya saja ?
Sejak tahun 1992, Empat Sehat Lima Sempurna tidak berlaku , Bun, melainkan‘Gizi Seimbang’.

Namun tidak berarti, susu  tidak layak konsumsi, tetap enak kok diminum sesekali untuk sekedar wisata kuliner. Susu tetap memiliki nilai gizi namun tidak bisa serta merta menggantikan bahan makanan lain. Sehat lebih lama ? Mending rajin makan sayur,buah dan protein hewani. Lebih murah pulak!

Jadi apa bedanya susu bubuk BALITA seharga Rp.78.000 dengan yang seharga Rp.260.000,- ? Hya jelas beda, beda gengsi ( dan merchandise nyaah).

4. Tips Trick Membuat Makanan Beku Sehat (Healthy Frozen Food)

SERIAL BUN-BUN

Sibuk namun tetap ingin memberikan menu sehat nan alami untuk si kecil? Metode frozen food bisa jadi pilihan.
Kenapa frozen food ?
Bagaimana kadar nutrisinya ?
Bagaimana tingkat higienitasnya ?

Teknologi freezer dalam lemari es memang bisa menangkal bakteri masuk dalam makanan. Aturan dasar makanan dalam freezer bisa bertahan selama 6 bulan. Seperti halnya ASIP (Air Susu Ibu Perah) beku. Demikian pula halnya dengan makanan. Sebagian besar makanan bisa di-beku-kan untuk kemudian dihangatkan dan siap disajikan untuk anak.
Nutrisi dalam makanan beku bisa jadi berkurang,namun tidak sangat banyak. Setidaknya masih jauh lebih baik ketimbang kita berikan makanan instan yang sudah pasti berpengawet.
Selama proses masak benar, alat masak bersih, tingkat higienitas masakan buatan sendiri masih lebih terkontrol daripada masakan warungan.Apalagi untuk bayi yang daya tahan tubuh belum optimal.
Dengan membuat forozen food kita akan menghemat tenaga, karena porsi makanan bayi adalah porsi kecil. Maka akan praktis jika membuat satu jenis makanan dalam jumlah banyak dan bekukan. Kunci dari makanan beku adalah kukus makanan dan bentuk pure (bubur), masukkan dalam icecub. Tata dalam freezer. Beres.

Jenis makanan yang bisa dibekukan :
Jenis sayuran : wortel, brokoli, kentang, jagung, labu, kacang merah
Jenis hewani : daging ayam giling, daging sapi giling, kaldu
Jenis nabati : tempe, tahu

Tahapan pembutan makanan beku :
 Buat daftar menu untuk 1-2 minggu.
Sekalipun makanan beku bisa tahan sampai dengan 6 bulan, namun sungguh tega emak-emak yang memberi makanan berumur 4 bulan lalu. Oh common.
Pilah bahan yang bisa dibekukan dalam bentuk pure atau dalam bentuk potongan. Misal brokoli di bekukan dalam bentuk kuntum yang sudah direbus.

Sebaiknya buat frozen food kala libur akhir pekan. Atau jika tak sempat buat pada malam hari.
Siapkan semua bahan yang akan dibekukan.
Misal :
parut wortel/jagung, kukus, masukkan icecube, masukkan freezer
kukus kentang/labu, haluskan(bejeg-bejeg) masukkan icecube, masukkan freezer
Buat kaldu ayam/sapi, tuang dalam icecube, masukkan freezer.
Koleksi makannan dalam icecube dipisah berdasar jenisnya. Masukkan dalam wadah plastik kedap udara. Jika saat weekend kita sudah membuat stok makanan dalam icecube, maka hari Senin dan seterusnya tinggal kombinasikan kesemua bahan atau sesuai daftar menu yang sudah dibuat.
Misal menu pure kentang dan sup ayam.
Tinggal ambil 2 kotak kentang beku, 1 kotak kaldu ayam beku, 2 kotak kuntum brokoli, 1 kotak wortel. Masukkan dalam mangkok tahan panas. Taruh dalam magic jar selama 5-10 menit atau microwave selama 1 menit.
 Tarrraa….jadilan semangkok sup sedaaap.Sedaaapnyaaa

3. Mata kuliah WAJIB 4 SKS: MASAK MPASI

SERIAL BUN-BUN

#Bun-bun yang  sedang punya baby usia 5 bulan dan tetap full ASI, JEMPOL!
#Bun-bun yang sedang punya baby usia 5 bulan dan tetap berjual ngASI walau sedikir dicampur sufor, JEMPOL !
#Bun-bun yang sedang punya baby usia 5 bulan dan sedang  dinas luar kota, JEMPOL!
Sebulan lagi masuk tahap MPASI , Bun.

Sudah prepare peralatan tempur ? Saat Keenan usia 4 bulan, saya sudah mulai membeli beberapa peralatan dapur tambahan seperti wajan anti lengket, mangkuk stainless, parutan keju, saringan kawat, pancil kecil,dan cetakan es. Tak lupa cetak aneka resep MPASI dan mempelajarinya. Senyatanya MPASI Keenan maju 2 minggu, tepatnya 5,5 bulan sudah mulai makan pure avokad. Why ? Karena usia segitu dia sudah bisa merangkak. Asumsi saya, dia butuh asupan makanan lebih banyak ( (plus sudah dikomen sebelah, kapan makan :-p )

MPASI lebih baik diawali dengan buah, sayur atau tepung ? Kalau saya masuk golongan coba-coba seperti pure avokad, pure pir, pure kentang, bubur tepung gasol dll. Setiap anak tentu berbeda preferensinya. Kuncinya NO GULGAR sampai usia 1 tahun. NO PENGAWET DAN NO MSG selamanya ,sebisa mungkin. Kemudian kenalkan aneka jenis sayur, buah, protein hewani dan protein nabati.

Pada anak tertentu protein hewani bisa menyebabkan alergi. Cuma Bunda yang rajin menyiapkan menu masakan anak, tahu persis setiap perubahan tekstur makanan dan pengaruhnya terhadap  tekstur BAB :-)

Jika bagi sebagian orang pisang kerok adalah buah yang tepat untuk makanan awal bayi, nyatanya saat saya terapkan pada Keenan, dia sembelit, tidak bisa BAB sampai 3 hari. Ketika kemudian saya berikan bubur pepaya, justru sebaliknya, BAB nya encer sekali. Kemudian kedua menu tersebut saya stop selama sebulan, saya ganti dengan pure pir. Alhamdulillah amaan. Selanjutnya pisang baru saya perkenalkan lagi ketika usia 9 bulan, dan tidak lagi sembelit.

Telur dan kaldu ayam kota sempat membuat alergi saat Keenan usia 7 bulan. Sekujur badannya memerah seperti terkena biang keringat dadakan. Campuran menu kaldu baru saya kenalkan lagi setelah usia 1 tahun.

Percaya saja, apa saja yang Bunda masak, yakin si anak akan lahap. Karena masaknya dengan cinta (. Setelah usia 1 tahun akan lebih seru membuat daftar masakan anak. Saya pilih metode frozen food untuk menghemat waktu. Hasilnya, pagi-pagi Keenan bisa sarapan sup segar berbahan wortel,brokoli,jagung dan kaldu sap yang disiapkan kurang dari 5 menit . Hmmmm yummy:-)


2. Ayo Masak

SERIAL BUN-BUN

Saya tipe Bunda  pemalas, (cung ! yang ngerasa sama ). Saat pagi hari memasak sayur sop, semua makan sop. Saat saya memasak tumis kangkung pedas, semua makan menu yang sama. Sehingga anak saya terbiasa dengan makanan yang kami makan, tanpa beda. Ini saya lakukan sejak Keenan berumur dua tahun. Lebih tepatnya cukup melelahkan menyiapkan 2 menu berbeda selama 1,5 tahun sebelumnya, saat si bayi belum pintar ngunyah.

Saya tipe Bunda pelit, (cung ! yang ngerasa sama ). Saya lebih suka membuat aneka cemilan untuk balita dan keluarga daripada keseringan membeli di warung. Lebih sehat dan mengenyangkan. Keenan sangat jarang minta beli jajan , karena sekolahnya fullday, jadi memang tidak sempat ;-p.

Tentu menyenangkan memiliki anak yang lahap makan. Tidak pemilih, tidak banyak jajan di warung. Senyatanya saya melewati proses panjang membuat kebiasaaan makan Keenan. Meski tetap melewati masa-masa GTM (Gerakan Tutup Mulut) selama beberapa waktu. Namun alhamdulillah selalu ada solusi membangkitkan selera makannya.

Pada dasarnya kebiasaan baik makan anak, berawal dari kebiasaan makan keluarga. Jika dalam lingkungan keluarga lebih sering menyantap aneka sayur berwarna hijau ketimbang makanan hewani berkuah santan, maka anak akan terbiasa.

Ketika seorang kawan bilang ‘Masakan Ibu saya yang paling enak, bahkan masakan istri masih kalah.’ (istri: tapi sekarang saya yang buat teh manis terwangi tiap pagi ;-)).
Pendapat itu akan keluar dari seseorang yang pada masa kecilnya sering dibuatkan masakan oleh Ibunya. Bagaimana dengan Ibu zaman sekarang yang lebih senang membeli makanan di warung daripada repot memasak sendiri ?

Tidak bermaksud menghakimi, namun memasak makanan sendiri berarti kita tahu takaran dan kualitas bahan yang digunakan. Tanpa MSG dan tanpa pengawet. Tidak bisa masak ? Heloooww sedemikian banyak resep beredar di dunia maya. Tinggal intip, praktekkan, tak perlu takut salah. Paling hanya kurang enak, tidak bikin sakit perut apalagi muntah-muntah jika bahan yang digunakan tidak busuk (semoga hehehe).

Tahukah Anda bahwa aroma masakan yang keluar saat makanan sedang diolah menimbulkan selera dan terekam di otak? Kelak jika anak sudah dewasa, kemudian mencium wangi masakan yang mirip masakan ibunya, bikin kangen.
Ini hanya masalah kemauan, dan kesadaran ( Apa menu sarapan keluarga esok ?

1. Berjibaku Tanpa ART

SERIAL BUN-BUN

Weekend begini enaknya  jalan-jalan bareng keluarga as family time. Nyatanya saya malah asyik bikin kue bakal sajian arisan nanti malam sementara si Ayah beberes rumah, menyapu dan mengepel. Anak ? Saya ijinkan main di lingkungan sepuasnyah, mumpung libur ( (alasan halus mengusir anak supaya Ayah dan Bun-bun bisa kerja)

Setelah 5 hari kerja dan sekolah fullday, weekend adalah waktunya hip-hip hura hura. Liburan keluar kota ? Kadang-kadang, seringnya enggak, hehe. Sebagai kaum pekerja macam kami yang tidak punya ART (asisten rumah tangga), maka weekend adalah hari beberes rumah. Cape ? Pasti ! Namun sudah 4 tahun kami lalui ini dan so far so good. Pembagian pekerjaan rumah tangga mulai dari siapa memasak, mencuci piring, mencuci baju, menyetrika, menyapu , mengepel lantai sudah otomatis berjalan. Ketika salah satu dari kami dinas keluar kota pun, bisa saling menggantikan, kecuali bagian memasak dan menyetrika tetap kewajiban Bun-bun ;-p

Jadi kalau ada tetangga atau teman mampir melihat rumah kami rapi, berarti beruntung. Atau setidaknya barang-barang berantakan (biasanya mainan anak) sudah saya ungsikan masuk kolong tempat tidur hahaha. Prinsip saya ,nggak punya ART dan rumah sedikit berantakan, ga pa pa lah. Justifikasi jika malas kumat, dan itu syeriiing haha.

Eh tapi tidak berarti 5 hari kerja di kantor dan 2 hari kerja di rumah, kemudian kami tak punya our time untuk melakukan hobi yaah. Big No ! Sabtu pagi setelah antar anak sekolah saya sempatkan berenang 2 jam. Sementara si Ayah Ahad pagi bersepeda sampai siang ! Itu his time apa kabur ?
Diantara padatnya list pekerjaan masih ada punya jadual KAP (Kajian Ahad Pagi), masih sering mengunduh kajian online  di youtube, masih kejar-kejaran hafalan surah, masih ‘memaksa’ anak mau belajar ….

Satu hal yang tidak atau belum sempat saya lakukan, BERKEBUN. Saya tidak bercita-cita menanam aneka pohon bunga. Cita-cita saya punya tanaman cabe, tomat, terung, sawi, salam, kunyit, jahe, serai dkk. Note si Bun-bun irit bin hemat hahaha…